Kehadiran perusahaan
otomotif asal India Tata Motors, diperkirakan bisa bertahan di pasar
Indonesia, bila mampu bersaing dari segi harga dan kualitas kendaraan.
Pengamat otomotif Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Mayarakat (LPEM)
Universitas Indonesia (UI) Riyanto menilai, kehadiran Tata Motors bisa
menjadi alternatif positif bagi konsumen Indonesia dalam
mencari
kendaraan.
Dalam jangka pendek, kata dia, Tata Motors
kemungkinan besar akan bisa bersaing dengan perusahaan automotif asal
negara lain yang lebih mapan seperti Jepang, apabila harganya
kompetitif. “Untuk jangka pendek, bisa dilihat bertahan atau tidaknya
Tata Motors dari soal harga,” kata Riyanto.
Sedangkan untuk
jangka panjang, kualitas kendaraan Tata Motors akan sangat menentukan
eksistensinya di Indonesia. Pasalnya, rasa percaya akan
kendaraan-kendaraan asal Jepang sudah sangat melekat di hati konsumen
Indonesia.
Dia menambahkan, budaya di Jepang adalah bisa
meyakinkan konsumen melalui produk mereka yang terpercaya. Dicontohkan,
sebuah perusahaan sepeda motor asal China hadir di Indonesia tapi
kemudian menghilang karena kualitasnya jelek. “Dalam jangka waktu 2-5
tahun, konsumen akan melihat kualitas kendaraan. Kendaraan dari negara
lain seperti Korea mempunyai harga segmen yang hampir sama dengan
Jepang,” ucapnya.
Sedangkan Tata Motor selalu menjadi yang terdepan dalam industri
otomotif global, pelopor dari segi produk dan layanan, melayani dan
bekerja untuk pelanggan dengan penuh semangat dan selalu targetkan diri
melebihi harapan pelanggan, selama bertahun-tahun di berbagai segmen dan
industri, ujar Biswadev Sengupta, presiden direktur TMDI.
Menurut Biswadev, Tata Motor percaya bahwa perkembangan teknologi
yang begitu cepat mengubah setiap aspek dalam kehidupan konsumen menjadi
makin sederhana, mudah untuk dimengerti dan digunakan dan menyediakan
kenyamanan yang lebih baik serta semuanya telah terhubung melalui satu
tombol. Ini adalah pemikiran baru Tata Motors untuk memasuki era baru
dari Horizonext.
Melalui Horizonext, Tata Motors akan menggunakan fenomena baru ini
untuk mengembangkan produk dan pelayanan dipimpin oleh teknologi dalam
membuat kendaraan yang aman dan menarik, memiliki kenyamanan terbaik di
kelasnya dan memiliki performa, serta menjadikan setiap perjalanan
menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Menurutnya, dalam lima
tahun mendatang perusahaan-perusahaan automotif Jepang akan terus
memperbesar investasinya di Indonesia. Pasalnya, mereka melihat
Indonesia merupakan pasar yang signifikan.